Dampak Kolonialisme Dalam Berbagai Bidang Kehidupan
Materi ke 5 Sejarah
Indonesia XI
Dampak Kolonialisme Dalam
Berbagai Bidang Kehidupan
BIDANG SOSIAL
BUDAYA
Sayangnya, kedatangan kolonial
memperburuk sosial budaya kita. Adanya Belanda membuat kita terbiasa hidup
dalam kotak-kotak masyarakat. Mereka, dengan sengaja membuat kasta
antargolongan. Buat mereka, bangsa eropa adalah yang
tertinggi. Disusul Asia, Timur Jauh, dan, kasta terendah adalah kaum pribumi.
Tidak hanya itu, penindasan dan
pemerasan secara kejam juga terjadi. Upacara adat di istana-istana kerajaan
dihilangkan. Merka menggantinya dengan tradisi pemerintahan Belanda.
Kebiasaan pemerintah Kolonial
menggunakan bahasa Belanda, di sisi lain, membawa pengaruh tersendiri. Sedikit
banyak kita punya bahasa serapan yang berasal dari bahasa Belanda. Kantor yang
berasal dari kata “Kantoor”. Dan koran yang berasal dari kata “krant”.
Pengaruh lain dari Belanda ada pada
karya sastra kita. Belanda yang memperkenalkan surat kabar pada tahun 1659
tentu membantu dalam penyebaran informasi. Bahkan, penyebaran Katolik dan
Protestan juga dapat ditemui dari koran.
BIDANG EKONOMI
Karena tujuan Belanda di Indonesia
untuk mencari rempah-rempah, mereka harus membuat infrastruktur untuk
mengangkut pasokan bahan makanan. Makanya, mereka punya andil dalam pembuatan pembangunan
rel kereta dan jalan raya. Bahkan mereka juga membangun
waduk dan saluran irigasi. Selain itu, mereka juga membangun industri
pertambahan dengan membuka kilang minyak bumi di Tarakan, Kalimantan Timur.
Oke, mungkin paragraf di atas membuat kamu merasa kalau “Belanda itu baik”
karena membangun infrastruktur dan perekonomian kita. Tapi, satu hal yang perlu
diingat adalah, cara mereka memperlakukan rakyat kita. Kebijakan tanam paksa
dan ekonomi liberal yang mereka bentuk membuat rakyat Indonesia dipaksa menjadi
penghasil bahan mentah aja. Alhasil, kita tidak punya jiwa
“Entrepreneur”. Lha, wong disuruh menanam pala
terus. Yah, monopoli dagang yang dibuat VOC juga membuat perdagangan
Nusantara di kancah internasional jadi mundur. Karena
kita cuman tahu bikin bahan mentah, tapi tidak tahu cara mengolah lebih lanjut.
BIDANG PENDIDIKAN
Di bidang pendidikan, Pemerintah
Kolonial berhasil memanfaatkan rakyat kita untuk dijadikan pegawai administrasi
yang terdidik, terampil, tapi dihargai murah. Secara pendidikan
formal, Belanda menyusun kurikulum pengajarannya sendiri sampai abad ke-19.
Makanya, ada kecenderungan politik dan kebudayaan yang dimasukkan melalui
pendidikan. Masalahnya, akses untuk pendidikan ini dibatasi oleh mereka.
Belanda lagi-lagi membuat sekat dan kasta. Karena mereka takut kalau rakyat
kita terlalu pintar, kita bisa bersatu untuk menggulingkan kekuasaan mereka.
Makanya, hanya orang-orang "berada" yang bisa masuk. Seperti
keturunan raja, bangsawan, dan pengusaha kaya. Lama-kelamaan, hal ini membuat
sebagian kalangan menjadi geram. Alhasil, mulai bermunculan akademisi yang
mementingkan pendidikan di Indonesia. Mulai dari bedirinya Budi Utomo. Masuknya
pendiidikan berbasis agama seperti Muhammadiyah. Dan, tentu saja, lewat bapak
pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara. Gimana, Squad, ternyata cukup banyak ya
dampak imperialisme dan kolonialisme terhadap bangsa indonesia. Baik di bidang
politik, sosial budaya, ekonomi, dan pendidikan. Meskipun terkesan banyak yang
negatif, tetapi keberadaan mereka memicu semangat kita untuk tetap maju di
bidang-bidang tadi.
Dampak Positif Kolonialisme
Berikut beberapa dampak positif
kolonialisme, diantaranya yaitu:
· Mendapat kata serapan baru dari
negara yang menjajah.
· Terdapat beberapa bangunan yang
merupakan bentuk peninggalan dari negara yang pernah menjajah berupa sarana dan
prasarana seperti pabrik gula, jalan raya, benteng dan lain sebagainya.
· Adanya reformasi dalam bidang
pendidikan lokal yang disebabkan adanya interaksi antara sarjana Belanda yang
tidak memiliki kepentingan dengan penjajahan.
· Meninggalkan peraturan
perundang-undangan.
· Munculnya pemikiran baru mengenai
cara menanam tumbuhan yang lebih modern.
Dampak Negatif Kolonialisme
Berikut beberapa dampak negatif
kolonialisme, diantaranya yaitu:
· Mengakibatkan penderitaan psikis
dan kesengsaraan fisik.
· Adanya pengambilan hak penduduk
secara paksa.
· Hilangnya harta benda dan jiwa
akibat adanya paksaan untuk bekerja dan menyerahkan harta.
· Perampasan kekayaan sumber daya
alam terutama sumber daya alam yang berupa rempah-rempah.
· Munculnya kemerosotan dalam
bidang sosial ekonomi, politik dan bidang lainnya.
Comments
Post a Comment