Berpikir Diakronis dan Sinkronis Dalam Sejarah (sejarah wajib Ricky).
Bab 1.
Berpikir Diakronis dan Sinkronis Dalam Sejarah.
- Berpikir diakronik merupakan berpikir kronologis atau urutan. Kronologis adalah catatan kejadian-kejadian yang diurutkan sesuai dengan kejadian. Kronologis dalam peristiwa sejarah dapat membantu merekontruksis kembali suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu secara tepat.
- Berpikir Sinkronik merupakan berpikir dengan bersangkutan peristiwa yang terjadi dalam suatu masa yang terbatas.Sinkronik berasal dari bahasa yunani yaitu ''SYN'' yang arti dengan dan ''KHORONOS'', Sinkronik adalah menyempit dalam waktu dan melebar dalam ruang.
A. KONSEP BERPIKIR DIAKRONIS DAN SINKRONIS.
* Cara berpikir Diakronis (kronologis) :
- konsep berpikir kronologis atau diakronis mempelajari kehidupan sosial secara memanjang berdimensi waktu.
- konsep berpikir diakronis memandang masyarakat sebagai masyarakat sebagai sesuatu yang terus bergerak dan memiliki hubungan kausalitas atau sebab akibat
- Menguraikan proses tranformasi yang terus berlangsung dari waktu ke waktu kehidupan masyarakat secara berkesinambungan.
- Menguraikan kehidupan masyarakat secara dinamis.
- Digunakan dalam ilmu sejarah.
- Kerangka berpikir sinkronis mengamati kehidupan sosial secara meluas berdimensi ruang.
- Konsep berpikir sinkronis memandang kehidupan masyarakat sebagai sebuah sitem yang berstruktur dan saling berkaitan antara satu unit dengan unit yang lainnya.
- Menguraikan kehidupan masyarakat secara deskriptif dengan menjelaskan bagian demi bagian.
- Menjelas struktur dan fungsi dari masing-masing unit dalam kondidi statis.
- Digunakan oleh ilmu-ilmu sosial,seperti,geografi,sosiologi,politik,ekonomi,anthropologi dan arkeologi.
Comments
Post a Comment