Pengaruh Globalisasi di Berbagai Bidang
B. Dampak Penemuan Iptek di Era Globalisasi
1. Pengaruh Globalisasi di Berbagai Bidang
Pengaruh
globalisasi sudah tidak bisa kita hindari. Dunia bahkan terlihat lebih sempit
karena adanya proses globalisasi ini. Anda bisa mengetahui banyak hal yang
sedang terjadi di luar negeri dan bahkan bisa berkomunikasi secara langsung
dengan orang dari negara lain. Tak dirasa rupanya globalisasi memberikan dampak
bagi seluruh aspek kehidupan manusia. Tidak hanya dampak atau pengaruh positif
saja yang bisa diberikan oleh globalisasi tetapi juga pengaruh atau dampak
negatif. Oleh karena itu Anda susah seharusnya bisa menyikapi globalisasi
dengan bijaksana. Jangan sampai globalisasi ini justru membawa Anda pada
perubahan yang sifatnya buruk atau negatif.
a. Pengaruh Globalisasi di Bidang
Budaya
Salah satu pengaruh yang
terjadi pada globalisasi terjadi pada budaya bangsa. Beberapa di antaranya
yaitu perubahan seperti misalnya:
1) Berkembangnya modernisasi di dunia.
Modernisasi pada dasarnya
identik dengan globalisasi. Modernisasi merupakan dampak yang ditimbulkan oleh
adanya globalisasi. Dengan adanya modernisasi ini maka setiap daerah seolah
memiliki pergeseran budaya dan gaya hidup. Jika tadinya orang menggunakan
pakaian tradisional saat bepergian kini Anda mungkin hampir tidak pernah
menemukannya. Kebudayaan daerah menjadi diabaikan karena adanya gaya hidup
modern yang mendunia.
2) Lengkapnya sarana pendidikan.
Dunia pendidikan yang sangat
erat kaitannya dengan pembangunan bagi manusia kini juga dikemas dalam bentuk
yang lebih modern. Kelas online dan pengajaran bahasa asing sudah umum
dilakukan di berbagai sekolah. Bahkan pendalaman budaya negara lain juga sudah menjadi
konsumsi bagi beberapa siswa.
3) Kemajuan dan peningkatan SDM.
Lengkapnya sarana pendidikan
yang memajukan wawasan siswa tentu nantinya bisa berdampak positif bagi siswa
itu sendiri. Ke depannya globalisasi diharapkan agar dapat memberikan dampak positif
bagi para generasi penerus bangsa. SDM menjadi semakin terampil dan berkualitas
sehingga bisa membuat negara menjadi berkembang lebih baik dan mengalami
kemajuan.
4) Pengetahuan mengenai kebudayaan negara lain.
Pendidikan dan kebudayaan
yang memiliki kaitan erat ini jelas tak lepas dari pengaruh globalisasi. Segala
sesuatu yang telah mendunia tampaknya tak bisa lepas dari pengamatan
masyarakat. Baik bahasa asing maupun kostum khas dari beberapa negara asing
bisa saja diketahui dan dipelajari oleh anak-anak di tanah air. Banyak hal
positif yang bisa dipelajari dari negara lain dan hal ini tentu sangatlah
bermanfaat.
b. Pengaruh Globalisasi di Bidang
Ekonomi
Pengaruh selanjutnya yaitu di
bidang ekonomi. Beberapa yang paling umum yaitu pengaruh dalam hal:
1) Memacu produktivitas.
Dengan adanya globalisasi
maka para pelaku ekonomi akan semakin memajukan produktivitasnya. Berbagai
produk yang tadinya mungkin hanya disebarkan di area lokal saja sekarang ini
bisa dipasarkan hingga ke berbagai negara di belahan dunia. Tampaknya hal ini
membuat para pengusaha semakin berlomba-lomba untuk meningkatkan produknya baik
secara kuantitas maupun kualitas. Hal ini dipandang baik mengingat bahwa
produktivitas yang meningkat tentu akan berdampak baik pada perekonomian
nasional di suatu negara.
2) Memacu inovasi.
Tidak hanya produktivitas
saja yang akan semakin terpacu untuk dilakukan oleh para pelaku ekonomi di
berbagai negara. Tetapi inovasi juga akan bermunculan dan semakin menambah
jenis atau varian produk yang telah beredar di masyarakat luas. Inovasi yang meningkat
dari para pelaku ekonomi akan memperluas upaya yang dilakukan. Bahkan bukan
tidak mungkin jika para pelaku ekonomi semakin memperluas pengetahuan dan
wawasannya demi menciptakan inovasi sehingga produk yang dihasilkan bisa
semakin berkembang dan bisa diterima oleh masyarakat. Selanjutnya produk yang
diluncurkan oleh suatu perusahaan juga diharapkan dapat berguna untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat.
3) Kreativitas meningkat.
Produktivitas dan inovasi
akan semakin maju dan berkembang dengan diiringi ide serta kreativitas yang
juga meningkat. Memang di zaman yang berkembang ini tampaknya semakin
diperlukan berbagai macam ide dan kreativitas dari setiap individu. Dengan
adanya kreativitas yang semakin berkembang maka Anda bisa mengembangkan potensi
sehingga hal ini nantinya akan berguna termasuk dalam hal ekonomi. Kreativitas
bisa saja membuat Anda untuk menciptakan lapangan kerja dan memajukan usaha Anda
tersebut.
4) Munculnya perusahaan internasional.
Secara lebih lanjut adanya
globalisasi dapat membuat seseorang untuk menanamkan saham atau investasi di
negara lain. Mungkin saja seorang pengusaha ingin memperluas pemasaran
produknya hingga ke luar neger. Hal ini mungkin saja terjadi terutama di masa
sekarang yang memasuki era globalisasi.
c. Pengaruh Globalisasi di Bidang
Sosial
Terakhir globalisasi juga
dapat berpengaruh pada bidang sosial, yaitu misalnya sebagai berikut:
1) Sikap individualistis.
Jika dulu seseorang bisa
bersosialisasi dengan orang lain di sekitarnya secara langsung maka hal ini
telah berbeda. Sekarang ini kebanyakan orang melakukan kontak dan komunikasi
hanya melalui media internet. Dengan adanya media internet ini maka orang akan
melakukan kontak dan komunikasi dari jarak yang terpaut jauh. Hal ini
sebenarnya dapat menciptakan sikap individualisme.
2) Materialisme meningkat.
Meningkatnya gaya hidup yang
ada di tengah masyarakat masa kini tentu membuat Anda dan setiap orang lebih
menginginkan materi. Bahkan segala macam jenis pekerjaan akan dilakukan demi
mendapatkan materi secara lebih. Uang tidak hanya digunakan untuk membeli
kebutuhan saja tetapi juga untuk membeli segala hal yang berkaitan dengan gaya
hidup. Oleh sebab itu masyarakat masa kini cenderung mengutamakan pekerjaan dan
peduli materialisme daripada hal lainnya.
3) Berkembangnya hedonisme.
Hedonisme pada dasarnya
merupakan pandangan hidup yang beranggapan bahwa tujuan utama dari hidup adalah
kesenangan dan kenikmatan materi belaka. Hidup akan selalu dinikmati sampai
habis-habisan karena penganut faham hedonisme berpikiran bahwa hidup ini hanya
sekali saja. Jadi hidup ini cenderung untuk diisi dengan berbagai hal yang
menyenangkan seperti dengan pesta pora dan bersenang-senang.
4) Adanya pragmatisme.
Pandangan pragmatisme
sebenarnya merupakan sikap yang menilai sesuatu dilihat dari keuntungan atau
kerugian yang akan diperoleh diri sendiri. Bahkan menolong orang lain juga bisa
saja dilakukan dengan sikap pamrih. Hal ini terjadi karena adanya kemajuan
zaman yang menyebabkan nilai gotong-royong dan tolong-menolong semakin
berkurang. Segala sesuatu yang dilakukan oleh seseorang selalu terpaut dengan
adanya motif berupa keuntungan bagi dirinya sendiri.

Comments
Post a Comment